Mustawa Nada MA Al Muniroh, Wakili Kemenag Gresik dan Ukir Prestasi di Tingkat Jawa Timur
Al Muniroh — Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh MA Al Muniroh Ujungpangkah Gresik. Grup Banjari Mustawa Nada berhasil meraih Juara 3 Festival Banjari Madrasah Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2026, sekaligus mengharumkan nama Kementerian Agama Kabupaten Gresik di tingkat provinsi.
Ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur tersebut berlangsung pada Selasa, 1 September 2026. Festival ini diikuti oleh perwakilan dari 38 kabupaten/kota se-Jawa Timur, sehingga menjadi momentum penting bagi madrasah untuk menampilkan potensi terbaik dalam bidang seni dan budaya Islami.
Dalam kesempatan tersebut, Mustawa Nada MA Al Muniroh dipercaya mewakili Kementerian Agama Kabupaten Gresik. Kepercayaan tersebut dijawab dengan penampilan yang penuh penghayatan, kekompakan, serta musikalitas yang kuat. Di tengah persaingan peserta dari berbagai daerah di Jawa Timur, Mustawa Nada mampu menunjukkan kualitas terbaiknya hingga berhasil menempati posisi ketiga.
Raihan ini bukan sekadar pencapaian di atas panggung. Di baliknya terdapat proses panjang berupa latihan, kedisiplinan, kerja sama, kreativitas, serta ketekunan para siswa dan pembina. Prestasi tersebut sekaligus menjadi cerminan bahwa madrasah memiliki ruang yang luas bagi peserta didik untuk tumbuh dan berprestasi melalui berbagai bidang, termasuk seni musik Islami.
Kepala MA Al Muniroh, Qomaruzzaman, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian yang diraih Mustawa Nada. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi seluruh keluarga besar MA Al Muniroh dan Kementerian Agama Kabupaten Gresik.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas capaian Mustawa Nada. Menjadi wakil Kementerian Agama Kabupaten Gresik di tingkat Provinsi Jawa Timur merupakan sebuah kehormatan. Juara 3 yang diraih tentu menjadi kebanggaan sekaligus motivasi agar para siswa terus mengembangkan potensi dan memberikan prestasi terbaik di masa mendatang,” tutur Qomaruzzaman.
Prestasi Mustawa Nada menegaskan komitmen MA Al Muniroh dalam memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, kreativitas, dan karakter positif. Seni banjari tidak hanya menjadi wadah ekspresi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap shalawat, seni Islami, serta nilai-nilai luhur yang tumbuh dalam tradisi madrasah.
Dari Ujungpangkah, Gresik, Mustawa Nada melangkah ke panggung Jawa Timur dan pulang membawa sebuah prestasi.
Juara 3 Festival Banjari Madrasah Tingkat Provinsi Jawa Timur 2026.
Sebuah pencapaian yang patut diapresiasi, sebuah perjalanan yang layak dibanggakan, dan sebuah langkah untuk terus menorehkan prestasi.

Komentar