Menguatkan Niat dan Istiqamah: Wejangan KH. Mahmudi Ambar pada Pembukaan Laporan Tahunan YPPP Al Muniroh
Pengabdian di Yayasan Pondok Pesantren Al-Muniroh hendaknya dimaknai seperti momong anak. Orang yang momong bukan sekadar menjaga, tetapi merawat, mendidik, mengarahkan, dan mencurahkan kasih sayang dengan penuh keikhlasan. Oleh karena itu, setiap langkah pengabdian harus diawali dengan niat yang baik, mengajak kepada kebaikan, serta berlandaskan prinsip amar ma'ruf nahi munkar.
Dalam menjalankan amanah ini, jagalah lisan. Biasakan berbicara dengan tutur kata yang baik, santun, lembut, dan penuh adab. Sebab ucapan seorang pendidik akan menjadi teladan dan sangat berpengaruh terhadap perkembangan akhlak peserta didik.
Pedoman utama kita adalah wasiat Luqman kepada putranya sebagaimana termaktub dalam Al-Qur'an:
يَا بُنَيَّ أَقِمِ الصَّلَاةَ وَأْمُرْ بِالْمَعْرُوفِ وَانْهَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَاصْبِرْ عَلَىٰ مَا أَصَابَكَ
Pertama, aqimiṣ-ṣalāh. Seorang pengurus, kepala madrasah, maupun guru harus memperkuat hubungan dengan Allah melalui shalat, dzikir, dan doa. Jangan pernah lelah mendoakan putra-putri serta seluruh peserta didik agar mendapatkan hidayah dan keberkahan dari Allah SWT.
Kedua, wa'mur bil-ma'rūf wa'nha 'anil-munkar. Ajaklah kepada kebaikan dan cegahlah kemungkaran dengan cara yang bijaksana. Sampaikan nasihat dengan bahasa yang mudah diterima, sopan, santun, serta penuh kasih sayang sehingga anak-anak terdorong untuk mencintai kebaikan, bukan karena rasa takut semata.
Ketiga, waṣbir 'alā mā aṣābaka. Kesabaran merupakan kunci utama dalam dunia pendidikan. Menjadi pendidik tidak cukup hanya cerdas, tetapi juga harus telaten, sigap, istiqamah, dan sabar menghadapi berbagai karakter anak didik. Kesabaran yang dimaksud bukan sekadar menahan diri, melainkan kesabaran yang disertai harapan akan pahala dan ridha Allah SWT (ihtisab). Semua lelah dalam mendidik hendaknya diniatkan sebagai ibadah.
Dalam pengabdian ini, seluruh pengurus, kepala madrasah, dan guru juga harus menjaga agar setiap tindakan tetap sesuai dengan syariat Islam. Salah satu prinsip yang sangat ditekankan adalah jangan pernah berbohong. Kejujuran adalah pondasi amanah. Kebohongan hanya akan membuka jalan bagi godaan setan dan menghilangkan keberkahan dalam perjuangan kita.
Sebagai penutup, Allah SWT memberikan kabar gembira dalam firman-Nya:
{ وَأَلَّوِ ٱسۡتَقَـٰمُوا۟ عَلَى ٱلطَّرِیقَةِ لَأَسۡقَیۡنَـٰهُم مَّاۤءً غَدَقࣰا }
[سُورَةُ الجِنِّ: ١٦]
(Seandainya mereka tetap istiqamah di atas jalan yang benar, niscaya Kami akan memberikan kepada mereka rezeki yang melimpah.)»
Istiqamah di jalan Allah akan mendatangkan keberkahan dan rezeki yang baik. Karena itu, kuatkan iman, tegakkan shalat, pegang teguh syariat, jaga kejujuran, dan teruslah istiqamah dalam mengabdi. Semoga seluruh ikhtiar kita menjadi amal saleh yang diterima oleh Allah SWT dan membawa keberkahan bagi Yayasan Pondok Pesantren Al-Muniroh.
Wallāhu a'lam biṣ-ṣawāb.

Komentar